Jangan Pengaruhi Aku !!

Posted: February 24, 2012 in Edukasi Dan Pendidikan

Aku adalah pemuda dari sebuah kota kecil, produk administratif sebuah negara, yang konon kaya dan mempunyai budaya ketimuran yang kental. Lembah manah, murah senyum, dan menghargai kehidupan.  Meski kadang kehidupan tidak berbelas kasih, menerjang dan menggilas siapapun tanpa ampun. Namun, kita harus survive apapun Panduman (yang dibagikan pada ) kita.

Aku adalah bagian dari komunitas, yang selalu berusaha tetap hidup dengan apapun pemberian gusti pangeran. “Nrimo ing Pandum”, bukan berarti menerima dengan bodoh. Sebagai manusia kita punya kemampuan untuk merubah nasib, yang kita kenal dengan sebutan “Ikhtiyar”. Hanya orang bodoh yang tidak berusaha dengan kedua tangan, kaki, dan kepala (Baca : Otak).

Aku adalah pekerja. Dua kali sehari aku lewat jalan Taman siswa. Dua belas kali dalam seminggu, dan ratusan kali dalam seminggu. Padahal aku sudah bekerja belasan tahun. Dan aku selalu, bersyukur. Dan dengan seperti itulah karakter bisa terbangun, etos kerja bisa terbentuk.

Tidak seperti teman-temanku yang rela menggadaikan harga dirinya, dengan meminta-minta di perempatan jalan. Kenapa.? Distribusi kemakmuran dinegara kita memang tidak merata, TAPI bukan berarti kita harus merendahkan diri kita untuk menjadi peminta. Mental apa itu..? Tentu saja Bangsa dibangun dari ceceran darah dan keringat, dan darah pejuang atau petarung mengalir di nadi kita. …

Atau memang yang mental pengemis itu keturunan penjajah ya?? Ah perlu tes DNA tuh. Dan Anekdot tentang ini adalah, Kamu Mau Bapak Kamu Pengemis? Atau Mantu Kamu Pengemis? tentu tidak kan..?

Jika ada yang berangkat dari rumah berdasi..? dan ganti kostum diperempatan, berarti dia pembohong. Kamu mau bapak kamu pembohong..? AMit-amit.

Untuk para penguasa!!! Bekerjalah lebih keras, bantu kami keluar dari jeratan kemiskinan. Jangan biarkan kami hilang kesadaran dan menjual harga diri kami.!

Wahai para Bangsa peminta-minta. Bangkit dan bergeraklah…Rejekimu berceceran dimana-mana, tapi selayaknya kamu jemput dengan martabat. bukan mengemis yang pantasnya diludahi. Selayaknya Ang Cit Kong, saat diangkat menjadi ketua parai pengemis.

Aku bangsa Indonesia, mental pejuang dan petarung. Jangan pengaruhi aku !!!

——————————————————————————————–

By Gepenx 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s