Parangtritis-Tak Se”eksotis” Dahulu

Posted: July 13, 2011 in Wisata Dan Travelling

“rasane kepengen nangis, yen kelingan Parangtritis,,Neng ati koyo diiris”

“Naliko udan gerimis, rebo bengi malem kemis,, Ranyono ra ngiro janji mu jebul mung lamis”

 

Terngiang sebuah lagu Didi Kempot, yang melayangkan ingatan kepada sebuah pantai diYogyakarta. Pantai Yang sering saya kunjungi, dari malem sampai pagi dan dari pagi sampai malem. Pantai Pasir yang bertabur bintang, desir angin, gemuruh ombak, selalu menjadi saksi keakraban manusia dengan alam.

Parangtritis, yang terletak disebelah selatan Kota Jogjakarta. Pantai yang berbatasan langsung dengan samudera Hindia ini memang sangat wisatawan baik domestik, atau luar negeri. Pantai Parangtritis, sebelah Pantai Parangkusumo yang konon berada satu garis dengan keraton Kandang Menjangan Krapyak, kraton Jogjakarta, Tugu, Dan Gunung Merapi ini sangat indah dan eksotis, Dulu.

 

Sumber: http://indonesianbeach.com

Pantai Parangtritis tidak sendiri, dia ditemani pantai-pantai lain menantang ganasnya ombak Samudera Hindia seperti Pantai Parangkusumo, pantai Glagah, congot, Baron, dll. Secara Geografis Parangtritis terletak di 426775 mT, dan 9112408 mU, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Pantai ini merupakan pantai paling timur yang berupa pasir. Karena berbatasan langsung dengan Perbukitan Karst Gunungkidul. Sungai Opak yang bermuara dibaratnnya membawa materi Pasir dari gunung Merapi secara terus menerus dan menjadikannya pantai berpasir. Antara Pantai Parangtritis dan Pantai Depok terdapat hamparan gumuk pasir “Barchan” yang terkenal di Asia sebagai laboratorium alam.

 

Sumber : Google Earth

Parangtritis terkenal ombaknya yang besar, dan ganas. Sering pengunjung terbawa arus dan tewas, dan tidak ditemukan, sehingga di Parangtritis terkenal Mitos Nyi Roro Kidul. Seorang Ratu yang memiliki hubungan erat dengan sejarah kraton Jogyakarta. Usut-punya usut, di Parangtritis terdapat arus deras yang terjadi karena akumulasi arus. Hali ini disebabkan karena pada beberapa bentuk pantai ada yang membentuk busur(lengkung), sehingga sudut datang ombak dan Back Washnya mengumpul pada satu titik. Hal ini juga ditambah adanya palung pantai, yang sering menjadi penjebak korban dan sulit ditemukan. Arus deras yang terakumulasi ini disebut “Rip Current”.

Foto Sumber : http://serba-serbi-serba-ada.blogspot.com

Walau sering memakan korban, pantai Parangtritis tetap laris manis. Mengapa? Karena pantai Parangtritis memiliki akses yang paling mudah (dekat) dengan Kota Yogyakarta, dan memiliki fasilitas paling lengkap dibandingkan pantai yang lain. Daerah wisata untuk menjadi pilihan utama tidak cukup mengandalkan “View” yang indah, tapi juga aspek lain. Seperti Aksesbilitas, Fasilitas pendukung (toilet, mushola, toko, rumah makan, penginapan, dll) juga aspek safety.

Pantai parangtritis, mempunyai View yang bagus terutama saat matahari tenggelam, ada kesan mistis. Meski dulu pada era SDSB pantai ini digunakan untuk mencari “wangsit” yang jitu.

Seiring perkembangan jaman, Pantai Parangtritis tak terlalu eksotis lagi. Hal ini terkait dengan pengelolaan yang terkesan tambal sulam terhadap setting atau operasionalnya. Sampah yang berserakan, gersang, dan “bibir” (baca:garis) pantai mengalami pergeseran, yang katanya terkena pengaruh “Sea Water Level Rise” dan global warming.

Atau mungkin karena pantai-pantai lain di Jogjakarta telah mengalami pengelolaan yang baik, sehingga pengunjung memilih beralih dari Parangtritis.

Bagaimanapun juga, Walau parangtritis sudah tak se-eksotis dulu lagi. Bagi seorang Pantai’ers seperti saya, Parangtritis tetap mempunyai magnit. Walau hanya untuk menyaksikan pergantian subuh atau senja, atau sekedar bernostalgia.

Sampai Ketemu Di Parangtritis….!!

“Parangtritis neng kono wong manis, yen kelingan dadi kepingin nangis”

——————————————————————————————–

Dikumpulkan dari berbagai sumber

By : Gepenx 2011

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s