Wang Sinawang

Posted: July 7, 2011 in Diary

Sore ini cukup menghibur, laju kendaraan disana-sini saling berkejaran satu sama lain mebuat gaduh dan bising jalanan. Debu dan asap berterbangan, menjadi saksi hidup perjuangan manusia dalam mencari penghidupannya. Lembayung mulai menghiasi langit yang cerah, hingga lamunanku buyar oleh getaran Ponsel ku yang selalu dalam profil “senyap”.

Seorang temanku mengirim pesan, bahwa sedang dalam masalah keuangan dan segala uneg-uneg yang mungkin mengganggunya selama ini. Ini bukan yang pertama kali. Entah kenapa aku selalu menjadi “jujugan” atau tujuan teman, saudara, atau kolega, untuk pinjam duit. Apa aku sekaya itu?. Padahal aku biasa saja, bahkan “kere” dalam hari-hari tertentu. Maklum kuliahku menyedot banyak hal dalam kehidupanku, tenaga, fikiran, uang dan emosi. Tapi tidak menurut temanku, menurutnya hidupku enak karena bla, bla, bla.

Ada sebuah filosofi Jawa yang mirip dengan pepatah “rumput tetangga selalu tampak lebih hijau”. Filosofi ini adalah “wong iku wang sinawang”. Seperti rumput tetangga, kehidupan orang lain selalu tampak lebih mudah, nyaman, dan “grembyang”. Kehidupan menurut saya adalah pembawaan, dan sifat “nrimo ing pandum” atau menerima apapun yang dibagikan. Tentu saja bukan berarti kehidupan tanpa “Effort“. Berjuang sekuat tenaga, etos kerja yang bak singa disiang hari, dan berdoa di malam hari bagaikan rahib. Namun hasilnya “ndherek kersaning Pangeran” tetep diterima dengan lapang dada. Minimal ikhtiar kita akan membuat kita melakukan evaluasi dan melakukan perencanaan ulang terhadap problema yang serupa.

Wang Sinawang memang mudah diucapkan tapi sulit dilakukan. Memang kehidupan itu “wang sinawang”, artinya kehidupan orang lain selalu nampak lebih baik. Padahal bila difikir kembali dan melihat kehidupan secara netral “non EgosentriS”, atau minimal melihat kehidupan orang lain itu dari sudut pandang teman kita itu tentunya akan berbeda. Hidup selalu tentang masalah, dan solusi. Hanya kadang, sifat menerima yang kadang membedakan permasalahan jadi mudah atau berat.

Ibarat sebuah pohon, semakin tinggi pohon maka angin yang menerpa semakin banyak. Tantangan lebih bervariasi baik intensitas atau frekuensinya. Rumput pun sama, bedanya hanya perbedaan skala, tapi Intinya semua tetap punya masalah. Lalu bagaimana dengan Prinsip “Tuhan maha adil?”. Saya pikir keadilan itu relatif, tergantung yang memberikan keadilan, dan yang teradili. Hanya Tuhan yangmempunyai keadilan absolut. Sama, dan setara belum tentu adil. Berbeda juga bukan berarti tidak adil. Hukum relativitas ini adalah yang menyusun kehidupan. Menggerakkan langkah kehidupan dengan distorsi, deviasi dan ketidak seragaman. Wallahualam.

Nrimo, pada titik tertentu adalah jawaban ketidak puasan akan hidup dan keterbatasan pilihan yang Tuhan berikan. Bersikap adil pada diri sendiri dan tidak mengadili orang lain dari penampilan luar. Bersabar dan menunggu terbukanya kemungkinan-kemungkinan positif yang berujung pada solusi.

Tidak ada kepastian, yang perlu dilakukan adalah “meneruskan hidup, dan bersiap menemui permasalahan kehidupan lain yang menarik”. (by : Orochimaru).

“Jangan Menyerah”, kata Dmasiv.

Terus bergerak “Kehidupan Ibarat bersepeda, Kita harus terus bergerak agar tidak terjatuh”, kata Albert einstein.

Dan yang  paling sulit adalah lelaku. Semoga saya juga bisa “Jarkoni”, bisa “Ujar” sekaligus ngelakoni. Bukan cuma “Ngujar tanpo nglakoni”. Any way, Lihat sisi positifnya. Saya berniat baik mencoba memberikan sudut pandang baru, dan sedikit pencerahan.

Bagaimana dengan anda hari ini?

——————————————————-

By : Gepenx 2011

Comments
  1. rahmat says:

    saya suka kalimat ini : “Hidup selalu tentang masalah, dan solusi. Hanya kadang, sifat menerima yang kadang membedakan permasalahan jadi mudah atau berat”, jd kita harus berfikir positif menghadapi hidup ini. keep spirit, brother…….

  2. gepenx says:

    kalau aku suka kalimat yang ini bang..!
    “Dan yang paling sulit adalah lelaku. Semoga saya juga bisa “Jarkoni”, bisa “Ujar” sekaligus ngelakoni. Bukan cuma “Ngujar tanpo nglakoni”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s