Program Arc View dan Fungsinya Dalam GIS-(1)

Posted: March 8, 2011 in Edukasi Dan Pendidikan, Komputer dan TI

Pernah menggunakan program ArcView.?

Itu Lho program yang sering dipergunakan dalam pemetaan dan analisis GIS.

Pengen lebih mengenal dan bisa memahaminya.?Check this Out.!

ArcView adalah software SIG yang bermanfaat untuk menampilkan informasi geografis. ArcView digunakan untuk memanipulasi, memvisualisasikan, membuat quaery dan menganalisa data spasial.

ArcView diciptakan oleh Enviromental System Research Institute (ESRI), pembuat ARC/INFO. Prinsip ArcView adalah memanggil data tabular, seperti file dBase atau data dari Database server sehingga bisa ditampilkan, dilakukan quaery serta punya kemempuan untuk mengorganisasi data geografis.

Pengenalan ArcView

ArcView merupakan software GIS, yang mempermudah visualisasi, eksplorasi, dan analisa data secara spasial. Komponen utamanya adalah :

a. View

Dengan ArcView anda akan bekerja dengan data geografis yang berupa peta imteraktif yang disebut View. Pada Jendela ini proses input data, dan analisis data spasial dilakukan.Pada view ini kita bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti memproyeksikan peta, zoom in, zoom out, mengatur skala peta dan lain-lain. jendela ini persis dengan Autocad, atau software drawing lainnya tetapi syarat-syarat pemetaan harus diinputkan disini.

b. Table

jendela ini persis dengan excel, dan spss, pokoknya persis dengan software data tabular. apa bedanya ? Pada ArcView, tiap tiap row mewakili tiap feature di jendela View, sehingga terkoneksi. Di View ada data posisi, bentuk, dan spasial terhadap data lain. sedangkan tabular, menunjukkan informasi tiap obyek. sebagai identitas, atau dalam bahasa ArcView disebut Atribut.

Dengan mengklik feature (unsur) pada view maka data atributnya yang berupa tabel akan tersorot (defaultnya berwarna kuning) dan sebaliknya dengan memilih suatu record pada data atribut akan tersorot feature pada view. Table arcView juga mampu digunakan untuk bermacam-macam kegiatan seperti untuk mengetahui informasi statistiknya, membuat urutan, membuat field dan juga query.

c. Chart

Chart merupakan tampilan secara visual dari data dalam tabel. Chart dipakai untuk membuat dan menampilkan bagan atau grafik data tabular yang dimaksud. Ada beberapa macam pilihan bagan, yaitu batang, garis, pie dan lain-lain.

d. Layout

Layout digunakan untuk mendesain peta Full color hasil akhir dngan mengatur View, Chart dan tabel, legenda, skala serta tanda arah utara. Selanjutnya anda bisa mencetaknya melalui printer maupun plotter. Setiap ada perubahan data yang ditampilkan maka secara otomatis layout akan berubah juga, hal ini terjadi karena adanya fasilitas live link

e. Script

Script adalah bahasa makro yang tertulis dalam bahasa avenue, yaitu bahasa pemograman ArcView. Dengan Avenue anda bisa mengkostumisasi setiap aspek dalam ArcView sesuai dengan keinginan anda. dengan bahasa avenue, modifikasi arcview menjadi mungkin, dengan batas-batas tertentu.  selanjutnya bahasa acript ini disempurnakan pada program ArcGIS ke bentuk visual basic.

f. Project

Adalah kumpulan dari View, tables, Chart dan dokumen-dokumen yang lain yang dipakai bersamaan dalam suatu session ArcView. Project bertugas untuk mengorganisasi dan menjaga hubungan antar dokumen.

 

Nah, Menarik Kan…

Untuk lebih jelas tentang operasinya akan saya lanjut pada” Program Arc View dan Fungsinya Dalam GIS-(2)”

don’t Miss It.

——————————-

Dikumpulkan dari berbagai sumber.

Hanya untuk kepentingan edukasi dan informasi.

by : gepenx 2011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s